01/11/09

Revolusi via Facebook & Twitter

Mengutip dari Wikipedia, Twitter adalah suatu situs web jejaring sosial dan mikroblog yang memberikan fasilitas bagi pengguna untuk mengirimkan update berupa tulisan dengan panjang maksimum 140 karakter dan aplikasi seperti Twitterrific dan Twitbin. Twitter didirikan pada Maret 2006 oleh perusahaan rintisan Obvious Corp. Sedang Facebook adalah situs web jejaring sosial yang diluncurkan pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang alumnus Universitas Harvard. Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah, tempat kerja, atau wilayah geografis. Para user menggunakan keduanya sebagai sarana sharing, forum diskusi, tukar kabar dan yang sedang marak saat ini, membuat sebuah gerakan massal! Berikut adalah peristiwa yang bersentuhan langsung dengan FB, Twitter dan jutaan user:

Demonstrasi Menolak Pemilu Iran

Tentunya anda masih ingat dengan kerusuhan yang terjadi di negeri para Mullah ini berkaitan dengan penolakan massa pendukung calon presiden Mir Hossein Mousavi terhadap hasil pemilu 12 Juni 2009. Bermula dari ketidakpuasan tentang betapa cepatnya perhitungan pemilu dan jumlah pemilih yang diduga di mark up sehingga mengatrol suara incumbent (Ahmadinejad). Timbul gerakan pengumpulan massa di situs jejaring sosial semacam twitter.

Kerusuhan Iran menewaskan 72 orang meski versi pemerintah menyebut 26 (antaranews.com). Saat situasi memburuk, jurnalis asing macam CNN dan BBC dicekal dan diancam penjara oleh polisi jika meliput. Bagaimana dunia mengetahui perkembangan berita Iran? Jejaring sosial twitter, facebook, flickr, youtube adalah media yang bebas blokir. Warga Iran beralih jadi jurnalis dadakan. Mereka mengupdate dan upload kabar dan foto terbaru secara cepat. Lebih cepat dari surat kabar manapun, baik media cetak atau elektronik. “Iran adalah contoh nyata ketika piranti jejaring sosial menjadi senjata ampuh untuk menggerakan massa dalam waktu singkat,” urai Noam Cohen, kolomnis Link by Link pada The New York Times.

China Memblokir Jejaring Sosial

Berkaca pada apa yang terjadi di Iran rupanya cukup membuat China merasa khawatir hal yang sama bisa saja terjadi di negaranya mengingat potensi konflik yang sensitif di Tibet, suku Uighur (Prov. Xinjiang, kerusuhan di Provinsi Xinjiang pada awal Juli 2009), dan gerakan pro-demokrasi. Pada 1 Oktober 2009 kemarin sebuah parade militer yang kolosal dan spektakuler di Lapangan Tiananmen—melibatkan 200 ribu tentara, ribuan pelajar dan warga sipil. Pakar militer menyatakan, China juga akan melakukan unjuk kekuatan besar-besaran dengan menggelar armada militer mereka yang tercanggih—meliputi jet tempur dan arsenal rudal balistik model terbaru. Pada hari-hari sebelum peringatan HUT 60 tahun itu pemerintah memblokir Facebook, Twitter, Blogspot, Wordpress, dan Youtube untuk mencegah koordinasi antar demonstran. Sedangkan Flickr dan Wikipedia hanya diblok sebagian saja (Vivanews.com, Examiner.com, Time).

Menarik Dukungan dan Simpati Publik

Salah satu alasan bagaimana seorang yang awalnya disepelekan ketika Ia menyalonkan dirinya menjadi presiden Amerika berikutnya tapi kemudian keluar jadi pemenang pemilu adalah media internet terutama jejaring sosial, anda percaya?. Ya, Barack Hussein Obama melakukannya! Sekali lagi kita dibuat terkagum-kagum bagaimana dahsyatnya pengaruh jejaring sosial Twitter dan Facebook menembus batas dunia politik yang kaku dan penuh kerahasiaan.

Tak cuma ampuh untuk menentang kekuasaan, Facebook dan Twitter juga bisa sangat berjasa menempatkan seseorang di puncak kekuasaan. Obama adalah contoh nyata yang berpikiran kreatif, out of the box. Obama sangat agresif memperkenalkan diri kepada anak-anak muda lewat jejaring sosial tersebut. Fakta mencatat, di antara pemilih berusia 18-29 tahun, Obama unggul 2:1 atas McCain. Kemenangan yang telak mungkin, selain dari performanya juga yang memikat dengan membawa isu-isu perubahan yang memberi harapan. Langkah menarik simpati ini kemudian ditiru oleh banyak calon-calon wakil rakyat di negara-negara lain termasuk di Indonesia untuk menggalang dukungan dan suara. Latah? entahlah, yang pasti ini cara yang murah dan efektif dalam kampanye menyuarakan visi dan misi mereka kedepan.

Membarakan Nasionalisme

Di tahun 2009 ini, ada beberapa peristiwa yang menyulut gerakan bersatu untuk memberi dukungan di forum jaring sosial. Kita tentu tak bisa lupa dengan kejadian bom Marriott dan Ritz Carlton yang menggemparkan publik dunia. Sesaat setelah kejadian itu muncullah IndonesiaUnite! di Facebook dan Twitter. Pun juga saat ramai perbincangan mengenai Yayasan New7Wonder yang memasukkan Taman Nasional Pulau Komodo sebagai salah satu nominasi New 7 Wonder of Nature. Lalu, ada juga dukungan untuk meresmikan batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia (world heritage) yang di sponsori oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009. Pada tanggal itu seluruh warga Indonesia dianjurkan memakai batik sebagai lambang nasonalisme. Ada lagi dukungan terhadap Prita Mulyasari yang menjadi pesakitan oleh karena tuduhan pencemaran nama baik Rumah Sakit OMNI Internasional.

Kisah Prita bermula saat ia dirawat di unit gawat darurat RS Omni Internasional pada 7 Agustus 2008. Selama perawatan, Prita tidak puas dengan layanan yang diberikan. Ketidakpuasan itu dituliskannya dalam sebuah surat elektronik dan menyebar secara berantai dari milis ke milis. Rumah sakit beranggapan Prita telah mencemarkan nama baik rumah sakit tersebut beserta sejumlah dokter mereka. Melihat adanya pengekangan terhadap kebebasan berpendapat itulah para fesbukers memberi dukungan moral.

Dan yang paling baru adalah terbukanya skandal penyuapan yang menyeret banyak instansi pemerintah seperti Polri, Kejaksaan Agung, KPK,dll kepada drama konspirasi tingkat tinggi yang sampai tulisan ini di posting belum juga selesai. Publik menuduh Polri dan Kejaksaan Tinggi melakukan kerjasama untuk menghancurkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang selama ini sukses memenjarakan banyak koruptor. Oleh karena itu terbentuklah Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah & Bibit Samad Riyanto yang ditujukan oleh 2 orang pimpinan KPK yang dituduh menerima suap oleh pengusaha Anggoro Widjojo dalam kasus korupsi sistem komunikasi radio terpadu (SKRT) PT Masaro di Departemen Kehutanan. Publik melihat adanya kejanggalan dalam penetapan keduanya sebagai tersangka. Apalagi setelah diperdengarkan rekaman hasil penyadapan telepon yang dilakukan KPK tersebut banyak yang bermain dalam kasus ini utamanya dari Polri dan Kejaksaan Tinggi. Sampai saat tulisan ini dibuat, follower yang bergabung mencapai 1 juta lebih.

Lanjut membaca “Revolusi via Facebook & Twitter”  »»

24/10/09

Lintang (beberapa cuplikan dari buku Laskar Pelangi)

~Hal yang tak akan pernah kulupakan adalah bahwa pagi itu aku menyaksikan seorang anak pesisir melarat, temanku sebangku, untuk pertama kalinya memegang pensil dan buku…ia akan berkembang menjadi manusia paling genius yang pernah kujumpai seumur hidupku.
~Ia akan sekolah disini lalu pulang pergi tiap hari naik sepeda. Jika panggilan nasibnya memang harus menjadi nelayan maka biarkan jalan kerikil batu 40 kilometer mematahkan semangatnya.
~“Aku tak bisa melintas. Seekor buaya sebesar pohon kelapa tak mau beranjak. Menghalang ditengah jalan…aku tak akan pulang gara-gara buaya bodoh ini…tahukah hewan ini pentingnya pendidikan?”
~…tak sehari pun ia pernah bolos. 80 kilometer pulang pergi ditempuhnya dengan sepeda tiap hari. Tak pernah mengeluh.
~Jika tiba dirumah ia tak langsung beristirahat melainkan…bekerja sebagai kuli kopra…sebagai kompensasi terbebasnya dia dari pekerjaan dilaut serta ganjaran yang ia dapat dari “kemewahan” bersekolah.
~Seperti Mahar, Lintang berhasil mengharumkan nama perguruan Muhammadiyah.
Hari ini aku belajar bahwa setiap orang, bagaimanapun terbatas keadaannya, berhak memiliki cita-cita…keinginan kuat itu juga memunculkan kemampuan-kemampuan besar yang tersembunyi dan keajaiban-keajaiban diluar perkiraan.
Ibunda guru,
Ayahku telah meninggal, besok aku akan sekolah.
Salamku, Lintang
~Kami melepas seorang sahabat genius asli didikan alam, salah seorang pejuang Laskar Pelangi lapisan tertinggi…yang mengangkat derajat perguruan miskin ini.
~Inilah kisah klasik tentang anak pintar dari keluarga melarat…Aku tak sanggup menatap wajahnya yang pilu.
12 TAHUN KEMUDIAN
~Pria yang menyapaku…kotor, miskin, hidup membujang, dan kurang gizi, ia adalah Lintang.
~Terlihat jelas ia kelelahan melawan nasib…tubuhnya kurus dan ringkih…kerinduannya pada bangku sekolah tentu membuatnya perih.
~Pikiranku melayang membayangkan…, naik mimbar, membawakan sebuah makalah di sebuah forum ilmiah yang terhormat…Namun, hari ini Lintang ternyata hanya seorang laki-laki kurus yang duduk bersimpuh menunggu giliran kerja rodi.
~“Jangan sedih Ikal, paling tidak aku telah memenuhi harapan ayahku agar tak jadi nelayan…”
aku marah, aku kecewa pada kenyataan begitu banyak anak pintar yang harus berhenti sekolah karena alasan ekonomi. Aku mengutuki orang-orang bodoh sok pintar yang menyombongkan diri, dan anak-anak orang kaya yang menyia-nyiakan kesempatan pendidikan.

Lanjut membaca “Lintang (beberapa cuplikan dari buku Laskar Pelangi)”  »»

Puisi Cinta Seorang Chairil Anwar

SIA-SIA
Penghabisan kali ini kau datang
membawa karangan kembang
Mawar merah dan melati putih:
darah dan suci.
Kau tebarkan depanku
serta pandang yang memastikan: Untukmu.
Sudah itu kita sama termangu
Saling bertanya: Apakah ini?
Cinta? Keduanya tak mengerti.
Sehari itu kita bersama. Tak hampir-menghampiri.
Ah! Hatiku yang tak mau memberi
Mampus kau dikoyak-koyak sepi.

LAGU BIASA
Di teras rumah makan kami kini berhadapan
Baru berkenalan. Cuma berpandangan
Sungguhpun samudra jiwa sudah selam berselam
Masih saja berpandangan
Dalam lakon pertama
Orkes meningkah dengan "Carmen" pula.
Ia mengerling. Ia ketawa
Dan rumput kering terus menyala
Ia berkata. Suaranya nyaring tinggi
Darahku terhenti berlari
Ketike orkes memulai "Ave Maria"
Kuseret ia ke sana....
Maret 1943

PENERIMAAN
Kalau kau mau kuterima kau kembali
Dengan sepenuh hati
Aku masih tetap sendiri
Kutahu kau bukan yang dulu lagi
Bak kembang sari sudah terbagi
Jangan tunduk! Tentang aku dengan berani
Kalau kau mau kuterima kau kembali
Untukku sendiri tapi
Sedang dengan cermin aku enggan berbagi
Maret 1943

1944
SAJAK PUTIH
Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda
Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
Meriak muka air kolam jiwa
Dan dalam dadaku memerdu lagu
Menarik menari seluruh aku
Hidup dari hidupku, pintu terbuka
Selama matamu bagiku menengadah
Selama kau darah mengalir dari luka
Antara kita Mati datang tidak membelah....

MULUTMU MENCUBIT DI MULUTKU
Mulutmu mencubit di mulutku
Menggelegak benci sejenak itu
Mengapa merihmu tak kucekik pula
Ketika halus-perih kau meluka??
12 Juli 1943

Semua puisi diatas saya sadur dari antologi puisi Chairil Anwar AKU INI BINATANG JALANG Kumpulan sajak 1942-1949, Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Lanjut membaca “Puisi Cinta Seorang Chairil Anwar”  »»

26/09/09

Polling

Pada postingan saya berikut ini, akan di sajikan beberapa kotak polling yang harus anda centang salah satu atau lebih pilihan pada masing-masing kotak. Polling akan di tunggu maksimal 2 bulan terhitung mulai dipostingnya halaman ini. Setelah di hitung dan dipertimbangkan, penulis akan melaporkan/ menuliskan hasil polling kepada anda disertai dengan tulisan lain yang terkait. Untuk mengawalinya, anda bisa mulai memilih pada salah satu, 2 atau 3 kotak polling sekaligus berikut ini:

Berapa banyakkah buku (apapun) yang bisa anda "lahap" dalam 1 bulan?
0 buku 1 buku 2 buku 3 buku >3 buku

Buku dengan genre apakah yang anda minati?
Novel fiksi/nonfiksi Teenlit Pengembangan diri Agama Pengetahuan umum Teknologi (Oto)Biografi Lainnya

Dari beberapa yang tersebut, siapakah penulis idola anda dibawah ini?
Steven King J.K.Rowling Dan Brown Habiburrahman El Sirazy Pramoedya Ananta Toer Andrea Hirata Raditya Dika

*Pada masing-masing kotak polling anda boleh mencentang lebih dari 1.
*Anda boleh memilih pada 1,2,3 kotak, terserah.
*Anda bisa mengulangi memilih pada kesempatan lain berikutnya.
*Ketika klik "vote",anda akan dibawa ke halaman tampilan polling. Segera kembali dan pilih yang lain
*Polling ini tidak mewakili kebenaran data dan survey. Hanya sebagai bahan tulisan dan berbagi informasi. Tak lebih.

Lanjut membaca “Polling”  »»

07/09/09

Beberapa Komentar Tentang Nabi Muhammad SAW

"Pilihanku pada Muhammad sebagai puncak daftar orang-orang yang paling berpengaruh di dunia bisa mengejutkan beberapa pembaca dan bisa dipertanyakan oleh yang lain. Namun ia adalah satu-satunya manusia dalam sejarah yang sangat sukses dalam urusan agama dan duniawi." (Michael H.Hart., The 100:A Ranking of the Most Influential Person in History, New York, 1978,p.33) *1

"Sejarawan terkenal berbicara mengenai esensi kejeniusan manusia: Jika kebesaran tujuan, keterbatasan peralatan, dan hasil yang mengagumkan adalah tiga kriteria kejeniusan manusia, siapa yang berani membandingkan orang-orang terbaik dalam sejarah modern ini dengan Muhammad?" (Alphonse De Lamar Tine dalam Histoire De La Turquie, Paris, 1854, Vol.II, hlm.15) *2

Keuletannya untuk mencapai kemenangan, tekadnya, kesemuanya, semata dicurahkan untuk satu gagasan mulia dan sama sekali bukan untuk membangun kekaisaran, doanya tak pernah berhenti, percakapan mistiknya dengan Tuhan, kematian dan pencapaiannya setelah kematian, semua itu tak hanya membuktikan pendiriannya yang gigih, yang memberinya kekuatan untuk menegakkan sebuah ajaran." (ibid., hal.16) *3

"Dengan memperhatikan semua standard ukuran kehebatan manusia, kita bisa juga bertanya, apakah ada orang yang lebih hebat dari dia?" "Dia adalah filosof, orator, rasul, legislator, tentara, negosiator ulung, pembaharu, pemimpin keagamaan, pendiri lebih dari 20 negara berasas agama. Dialah Muhammad" (ibid.,hal.276-277) *4

"Saya ingin tahu manusia terbaik mana yang ada saat ini yang tidak lagi mempersoalkan kekuasaan atas jutaan hati umat manusia...Saya jadi lebih yakin bahwa bukanlah pedang yang memenangkan Islam kala itu dalam skema kehidupan. Adalah kesederhanaan, kerendahan hati Nabinya, pemenuhan segala janji-janjinya, kecintaannya kepada teman dan para pengikutnya, keberaniannya, ketidaktakutannya, kepercayaan mutlaknya pada Tuhan dan pada misinya. Bukanlah pedang yang membawa segalanya yang menaklukkan setiap rintangan..." (Mahatma Gandhi) *5

"Ia dilahirkan sebagai yatim piatu tanpa berkah nikmat keduniawian, dia malah dicintai oleh semua orang. Ia tidak pernah belajar di akademi militer, tapi ia dapat mengatur kekuatannya melawan kejahatan besar dan meraih kemenangan lewat kekuatan moral yang ia susun. Orang yang berbakat dengan kejeniusan dalam berkhutbah di antara yang terlangka di dunia ini. Descrates memasukkannya ke dalam daftar para pengkhutbah tersempurna di dunia" (Prof. K.S. Ramakhrisna Rao dalam Islam and Modern Age, Hydrabad, India, 1978) *6

"Ia adalah perpaduan Caesar dan Paus, tapi Paus tanpa tuntutan dan Caesar tanpa legiunnya: tanpa bala tentara yang siap siaga, tanpa pengawal, tanpa istana, tanpa pendapatan pasti, jika ada seseorang yang punya hak untuk berkata bahwa ia memerintah dengan sifat ketuhanan yang sebenar-benarnya, ia adalah Muhammad. Karena ia memiliki semua kekuatan tanpa alat ataupun dukungan" (Rev. Reginald Bosworth Smith dalam Mohammad and Mohammadanism, London, 1874, hal.92) *7

"Saya selalu memandang tinggi agama Muhammad karena kekuatan hidupnya yang mengagumkan. Adalah satu-satunya agama yang menurut saya memiliki kapasitas pembauran terhadap perubahan fase kehidupan, yang membuat daya tarik tersendiri bagi setiap generasi." (Sir George Bernard Shaw dalam The Genuine Islam Vol.1. No.8, 1938) *8

Note: Semua Sumber Dikutip Dari Majalah Al-Falah, *1)ed.254--Mei 2009, *2)ed.247-Okt.2008, *3)ed.250-Jan.2009, *4) 249-Des.2008, *5)ed.257-Agt.2009, *6)ed. 256-Juli 2009, *7)ed.245-Agt.2008, *8)ed.242-Mei2008, -pen.

Lanjut membaca “Beberapa Komentar Tentang Nabi Muhammad SAW”  »»

01/09/09

Malam Hari Adalah Prime Time

Malam hari adalah waktu yang "ramah". Mencari inspirasi dan ide dalam hening atau riuh suara jangkrik terasa benar nikmatnya. Bagi aku pribadi, malam adalah saat cairnya beragam masukan yang sepanjang hari terendap dalam memori. Masukan-masukan ini lalu diolah oleh mesin bernama "motivasi untuk mencipta" menjadi bermacam karya tulis/sastra seperti puisi, esai, cerpen, dll.

Ada cerita lain mengenai malam. Setelah aku periksa beberapa dari kumpulan puisiku yang berserakan dalam sobekan-sobekan kertas, aku baru tahu sesuatu. Aku baru tahu kalau sebagian besar puisi itu menyisip kata "malam", sebagai arti sebenarnya ataupun sebagai metafor dari kejadian, perasaan, dll. Contoh saja, aku redup dihimpit malam/jadi bayang tiang-tiang rapuh. Atau, malam segelap apa menyamai sedihmu/tak secuil getir kecuali menempel mengiris-iris kalbu.

Kalau dinginmu menusuk
bagai puisi satir
Biarkan taburan gemintang
kurangkai jadi syair

Malam, entah kenapa, selalu ada dalam kamus kata-kata favoritku yang menonjol untuk dituliskan. Mungkin kebanyakan karya yang aku buat( utamanya puisi) berangkat dari perasaan sedih, gelisah, terpuruk. Aku memang menjadikan kegiatan menulis sebagai wadah untuk menumpahkan isi hati. Apa yang aku rasakan harus ditulis. Terlebih jika berkaitan dengan emosi. Sebuah riset membuktikan jika seseorang dengan emosi labil disuruh mengapresiasikannya (apa yang terjadi, bagaimana perasaannya,dsb) dalam sebuah tulisan, tingkat pemulihan psikisnya akan berjalan lebih cepat dan efektif. Berminat? coba saja.

Sebagai penulis pemula/amatir, aku harus produktif. Tapi kegiatan yang ramai dipagi sampai sore hari selalu merintang. Maka malam hari, sekali lagi, adalah waktu yang "ramah". Ada motivasi yang aku jadikan motor penggerak bagiku untuk selalu bersahabat dengan pena, kertas, dan malam. Mimpi untuk menjadi penulis profesional. Bisakah? lihat saja.

Lanjut membaca “Malam Hari Adalah Prime Time”  »»

W.S. Rendra

Sudah sejak lama aku mengidolakan (alm)W.S. Rendra bersama dengan begawan sastra lainnya seperti Taufik Ismail, Sutradji C.B., Chairil Anwar,dll. Kepergian "Si Burung Merak" tentunya menjadi kabar sedih bagi semua penggemar dan khususnya dunia kebudayaan dan kesenian tanah air. Indonesia kehilangan salah satu "pendekar seni budaya"nya yang tangguh, yang sangat vokal menyuarakan derita rakyat dan membenci ketidakadilan dan kemunafikan. Penyair yang cukup disapa Rendra ini meninggal pada 6 Agustus di RS Mitra Keluarga, Depok, Jawa Barat, pukul 22.00 karena penyakit jantung koroner yang dideritanya. Semoga amal ibadahnya diterima dan diberi tempat yang layak disisi Allah SWT. Amin...

SAJAK SEBATANG LISONG

menghisap sebatang lisong
melihat Indonesia Raya
mendengar 130 juta rakyat
dan di langit
dua tiga cukong mengangkang
berak di atas kepala mereka
matahari terbit
fajar tiba
dan aku melihat delapan juta kanak - kanak
tanpa pendidikan
aku bertanya
tetapi pertanyaan - pertanyaanku
membentur meja kekuasaan yang macet
dan papantulis - papantulis para pendidik
yang terlepas dari persoalan kehidupan
delapan juta kanak - kanak
menghadapi satu jalan panjang
tanpa pilihan
tanpa pepohonan
tanpa dangau persinggahan
tanpa ada bayangan ujungnya
....................
menghisap udara
yang disemprot deodorant
aku melihat sarjana - sarjana menganggur
berpeluh di jalan raya
aku melihat wanita bunting
antri uang pensiunan
dan di langit
para teknokrat berkata :
bahwa bangsa kita adalah malas
bahwa bangsa mesti dibangun
mesti di up-grade
disesuaikan dengan teknologi yang diimpor
gunung - gunung menjulang
langit pesta warna di dalam senjakala
dan aku melihat
protes - protes yang terpendam
terhimpit di bawah tilam
aku bertanya
tetapi pertanyaanku
membentur jidat penyair - penyair salon
yang bersajak tentang anggur dan rembulan
sementara ketidak adilan terjadi disampingnya
dan delapan juta kanak - kanak tanpa pendidikan
termangu - mangu di kaki dewi kesenian
bunga - bunga bangsa tahun depan
berkunang - kunang pandang matanya
di bawah iklan berlampu neon
berjuta - juta harapan ibu dan bapak
menjadi gemalau suara yang kacau
menjadi karang di bawah muka samodra ....................
kita mesti berhenti membeli rumus - rumus asing
diktat - diktat hanya boleh memberi metode
tetapi kita sendiri mesti merumuskan keadaan
kita mesti keluar ke jalan raya
keluar ke desa - desa
mencatat sendiri semua gejala
dan menghayati persoalan yang nyata
inilah sajakku
pamplet masa darurat
apakah artinya kesenian
bila terpisah dari derita lingkungan
apakah artinya berpikir
bila terpisah dari masalah kehidupan

( ITB Bandung , 19 agustus 1978 )

Lanjut membaca “W.S. Rendra”  »»

19/07/09

Backpacker Wannabe

Aku mengenal kata “backpacker” sejak beberapa tahun lalu. Ada kisah perjalanan seseorang yang dimuat sebuah surat kabar. Ia melakukan perjalanan berkeliling Eropa secara backpacking, dari satu kota ke kota lain. Dengan bermodal segelintir Euro, surat-surat perjalanan, dan backpack (ransel) dipundak, Ia melakukan perjalanan mengesankan. Tak terlalu sulit baginya menemukan teman sesama backpacker di Eropa melalui internet. Mereka dikenal solid dan suka menolong. Istimewanya, backpacker satu ini adalah seorang wanita. Wanita yang pemberani.

Apa yang mengasyikkan dari seorang backpacker?. Bagiku tak lain adalah pilihan tentang cara memaknai hidup dengan menjelajah mencari tantangan dan hal-hal yang baru. Backpacker menikmati tiap detik dan tiap detil perjalanan untuk menambah wawasan dan pengalaman yang pasti memperkaya batinnya. Mereka tidak berteduh di hotel, shopping, atau berburu kuliner enak laiknya pelancong biasa. Mereka tak mengharapkan perjalanan yang gampang karena intinya adalah tantangan. Sangat biasa bagi mereka tidur di penginapan murah atau di stasiun, masjid, dll. Backpacker di negara Barat sudah membudaya. Karena itu jangan heran jika kamu menemukan beberapa orang tidur menggunakan sleeping bag atau tenda di taman juga di sekitar stasiun (tunggu, jangan samakan mereka dengan kaum homeless!).

Bertualang secara backpacking menghemat biaya. Tak perlu bekal lebih(kecuali jika kamu memilih luar negeri sebagai jujukan). Pada prinsipnya, biaya cekak adalah satu syarat bagimu untuk disebut backpacker sejati (ini seperti tradisi atau kode etik). Sering saat googling mencari kisah-kisah perjalanan para backpacker, selalu disebutkan detail perjalanan dan dana yang dihabiskan. Mereka menggunakan bekal dan uang mereka secara efektif.Untuk lebih mendalami dunia backpacker, aku mulai join di Indobackpacker.com lewat Yahoo! Groups dan beberapa group/komunitas backpacker di Facebook. Tentu saja adalah komunitas lokal yang getol menyuarakan: Salam Ransel! (hehe...asyik juga). Mereka membagi pengalaman bertualang di suatu kota, negara, atau digunung mana pernah mereka jelajahi disertai tips-tips dan informasi dari yang ringan seperti bekal apa yang harus dibawa atau lokasi penginapan murah sampai yang penting seperti bagaimana mengamankan paspor jika anda sedang di luar negeri,dsb.

Jadi, kamu gemar traveling atau plesiran di tempat-tempat wisata?. Lebih hebat jika suatu saat kamu coba nikmati waktu luangmu dengan cara lain. Dengan cara backpacking! aku pun ingin suatu saat melakukannya.

Aku ingin ke tempat-tempat yang jauh, menjumpai beragam bahasa dan orang-orang asing. Aku ingin berkelana, menemukan arahku dengan membaca bintang-gemintang. Aku ingin mengarungi padang dan gurun-gurun, ingin melepuh terbakar matahari, limbung dihantam angin, dan menciut dicengkeram dingin. Aku ingin kehidupan yang menggetarkan, penuh dengan penaklukan. Aku ingin hidup! ingin merasakan saripati hidup! ~~~Edensor: buku ketiga tetralogi Laskar Pelangi

Lanjut membaca “Backpacker Wannabe”  »»